Polri & TNI 2026
Seleksi Penerimaan Anggota Kepolisian & Tentara Nasional Indonesia
Bergabung dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atau Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah cita-cita mulia untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat. Proses seleksi yang sangat ketat dan bertahap dilaksanakan untuk menjaring bibit unggul terbaik bangsa. Seleksi meliputi tes administrasi, kesehatan menyeluruh, jasmani, psikologi, hingga akademik. Terdapat beberapa jalur masuk: Tamtama (lulusan SMP), Bintara (lulusan SMA), dan Perwira melalui Akademi Kepolisian (Akpol) atau Akademi Militer (Akmil). TNI sendiri terdiri dari tiga matra: TNI AD (Angkatan Darat), TNI AL (Angkatan Laut), dan TNI AU (Angkatan Udara), masing-masing dengan spesialisasi dan keunikan tersendiri. Persiapan fisik dan akademik yang konsisten sangat diperlukan untuk melewati setiap tahapan seleksi.
Mulai Latihan SekarangSekilas Info
Informasi Penting
Hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang Polri & TNI 2026
Jalur Tamtama: Untuk lulusan SMP/sederajat, menjadi prajurit berpangkat Prajurit Dua
Jalur Bintara: Untuk lulusan SMA/sederajat, menjadi Bintara berpangkat Kopral/Brigadir
Jalur Perwira (Akpol/Akmil): Untuk lulusan SMA, menjadi perwira setelah 4 tahun pendidikan
TNI terdiri dari 3 matra: AD (Angkatan Darat), AL (Angkatan Laut), AU (Angkatan Udara)
Polri menerima anggota untuk berbagai satuan kerja di seluruh Indonesia
Seluruh biaya pendidikan dan pelatihan ditanggung oleh negara
Komponen Tes
Materi yang diujikan dalam seleksi Polri & TNI 2026
Seleksi Administrasi
- Verifikasi kelengkapan berkas dan dokumen persyaratan
- Pengecekan data kependudukan dan latar belakang
- Validasi ijazah dan nilai rapor/transkrip
- Pengecekan catatan kepolisian (SKCK)
Tes Kesehatan
- Pemeriksaan fisik menyeluruh di RS TNI/Polri
- Tes mata (visus, buta warna), telinga, dan gigi
- Pemeriksaan jantung, paru-paru, dan organ vital
- Tes laboratorium darah dan urine (termasuk narkoba)
Tes Jasmani (Samapta)
- Lari 12 menit (Balke test) untuk mengukur daya tahan kardiovaskuler
- Pull-up, push-up, sit-up dengan standar jumlah minimal
- Shuttle run untuk mengukur kelincahan dan kecepatan
- Renang 25-50 meter (untuk beberapa jalur seleksi)
Tes Psikologi & Akademik
- Tes kecerdasan umum (IQ) dan kemampuan akademik
- Tes kepribadian dan stabilitas emosi
- Pengetahuan umum, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika
- Wawancara panel oleh tim penguji
Persyaratan Umum
Syarat yang harus dipenuhi untuk mengikuti seleksi Polri & TNI 2026
- Warga Negara Indonesia (WNI), pria atau wanita sesuai formasi
- Tinggi badan: Pria min. 165 cm (TNI) / 163 cm (Polri), Wanita min. 160 cm
- Usia 17-22 tahun (Bintara), 17-22 tahun (Taruna Akmil/Akpol)
- Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan
- Tidak bertato, bertindik (pria), dan bebas narkoba
- Sehat jasmani-rohani, tidak berkacamata/lensa kontak (beberapa jalur)
- Memiliki SKCK dan berkelakuan baik
Estimasi Jadwal
Perkiraan jadwal seleksi Polri & TNI 2026 berdasarkan pola tahun sebelumnya
Pengumuman Penerimaan
Maret - April 2026
Pendaftaran Online
April - Mei 2026
Seleksi Administrasi
Mei - Juni 2026
Tes Kesehatan Tahap I
Juni - Juli 2026
Tes Jasmani (Samapta)
Juli - Agustus 2026
Tes Psikologi & Akademik
Agustus - September 2026
Sidang Pantukhir & Pengumuman
September - Oktober 2026
* Jadwal di atas adalah estimasi berdasarkan pola tahun sebelumnya. Pastikan mengecek pengumuman resmi.
Tips Persiapan
Strategi jitu untuk memaksimalkan peluang keberhasilan Anda
Mulai latihan fisik rutin minimal 6 bulan sebelum pendaftaran dibuka
Fokus pada lari 12 menit — targetkan jarak 2.400+ meter untuk nilai maksimal
Latih pull-up, push-up, sit-up secara progresif setiap hari
Jaga pola makan sehat dan istirahat cukup untuk performa fisik optimal
Pelajari materi pengetahuan umum, sejarah Indonesia, dan wawasan kebangsaan
Pastikan kesehatan mata, gigi, dan tubuh dalam kondisi prima
Persiapkan mental untuk menghadapi tekanan selama proses seleksi
Pertanyaan Umum
Jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan tentang Polri & TNI 2026
Tamtama untuk lulusan SMP/sederajat dengan pangkat awal Prajurit Dua. Bintara untuk lulusan SMA/sederajat dengan pangkat Kopral/Brigadir. Perwira melalui Akmil/Akpol untuk lulusan SMA terpilih, dengan pendidikan 4 tahun dan pangkat Letnan Dua/Inspektur Polisi Dua.
Untuk jalur Bintara dan Perwira, umumnya disyaratkan mata tanpa kacamata dengan visus tertentu. Namun beberapa formasi khusus di TNI dan Polri memiliki toleransi berbeda. Sebaiknya cek persyaratan spesifik pada pengumuman resmi.
Gaji TNI/Polri tergantung pangkat dan golongan. Untuk Bintara pemula (Kopral), gaji pokok sekitar Rp 2-3 juta plus tunjangan. Untuk Perwira pemula (Letda), gaji pokok sekitar Rp 3-4 juta plus tunjangan kinerja dan operasional.
Ya, baik TNI maupun Polri membuka formasi untuk wanita (Kowad, Kowal, Wara untuk TNI, dan Polwan untuk Polri). Persyaratan dan tahapan seleksi serupa dengan jalur pria, dengan penyesuaian standar fisik.
Siap Menghadapi Polri & TNI 2026?
Mulai persiapan sekarang dengan simulasi realistis, bank soal lengkap, dan pembahasan mendalam dari Edu360 Online.
Mulai Sekarang — GratisProgram Lainnya
Jelajahi program persiapan tes lainnya di Edu360 Online
UTBK-SNBT 2026
Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) adalah jalur utama masuk Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. UTBK menjadi penentu utama diterima atau tidaknya calon mahasiswa di PTN pilihan.
CPNS & P3K 2026
Seleksi CPNS dan PPPK adalah gerbang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). CPNS berstatus tetap dengan pensiun, sementara P3K berbasis kontrak dengan jenjang karier yang jelas.
Akmil & Akpol 2026
Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Kepolisian (Akpol) adalah jenjang pendidikan tertinggi untuk menjadi perwira TNI dan Polri. Lulusan langsung berpangkat Letnan Dua atau Inspektur Polisi Dua.
PKN STAN 2026
PKN STAN adalah perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Keuangan. Lulusan langsung diangkat menjadi ASN dan ditempatkan di instansi lingkungan Kemenkeu di seluruh Indonesia.
Polstat STIS 2026
Politeknik Statistika STIS adalah perguruan tinggi kedinasan di bawah Badan Pusat Statistik (BPS). Lulusan langsung bekerja di BPS pusat dan daerah seluruh Indonesia sebagai ASN.