Akmil & Akpol 2026
Akademi Militer & Akademi Kepolisian
Akademi Militer (Akmil) di Magelang dan Akademi Kepolisian (Akpol) di Semarang merupakan institusi pendidikan paling bergengsi untuk mencetak perwira TNI dan perwira Polri. Dengan pendidikan selama 4 tahun setara S1, taruna/taruni digembleng menjadi pemimpin militer dan kepolisian masa depan Indonesia. Lulusan Akmil meraih gelar Sarjana Terapan Pertahanan dan langsung dilantik sebagai Letnan Dua, sementara lulusan Akpol mendapat gelar Sarjana Terapan Kepolisian dan dilantik sebagai Inspektur Polisi Dua. Seluruh biaya pendidikan, akomodasi, dan kebutuhan ditanggung negara. Tingkat persaingan sangat ketat dengan rasio penerimaan sekitar 1:200, menjadikan Akmil dan Akpol sebagai salah satu seleksi paling kompetitif di Indonesia.
Mulai Latihan SekarangSekilas Info
Informasi Penting
Hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang Akmil & Akpol 2026
Akmil berlokasi di Magelang — mendidik calon perwira TNI AD, AL, dan AU
Akpol berlokasi di Semarang — mendidik calon perwira Polri
Pendidikan 4 tahun setara S1 dengan gelar Sarjana Terapan Pertahanan/Kepolisian
Seluruh biaya pendidikan, makan, tempat tinggal, dan seragam ditanggung negara
Lulusan langsung dilantik menjadi perwira dengan pangkat Letnan Dua/Inspektur Polisi Dua
Jenjang karier perwira yang jelas hingga pangkat jenderal/komisaris jenderal
Komponen Tes
Materi yang diujikan dalam seleksi Akmil & Akpol 2026
Tes Akademik
- Matematika — aljabar, geometri, trigonometri, statistik
- Bahasa Inggris — grammar, reading comprehension, vocabulary
- Pengetahuan Umum — sejarah, geografi, IPA, wawasan kebangsaan
- Bahasa Indonesia — tata bahasa, pemahaman bacaan, EYD
Tes Jasmani (Samapta A)
- Lari 12 menit (Balke test) — standar minimal 2.250 meter (pria)
- Pull-up: minimal 8 kali (pria), chin-up: minimal 15 kali (wanita)
- Push-up: minimal 30 kali dalam 1 menit
- Sit-up: minimal 30 kali dalam 1 menit, shuttle run, renang
Tes Kesehatan
- Pemeriksaan menyeluruh di RS TNI/Polri tingkat pusat
- Tes mata: visus minimal 6/6 tanpa kacamata, tidak buta warna
- Tes gigi: minimal 12 gigi tampak depan utuh
- Pemeriksaan jantung, paru, darah, urine, dan organ vital lengkap
Tes Psikologi & Wawancara
- Tes kecerdasan dan kemampuan berpikir analitis
- Tes kepribadian dan stabilitas emosi
- Tes daya juang dan motivasi mengabdi
- Wawancara panel oleh perwira senior
Persyaratan Umum
Syarat yang harus dipenuhi untuk mengikuti seleksi Akmil & Akpol 2026
- WNI, pria/wanita, belum pernah menikah
- Usia 17-22 tahun pada saat pembukaan pendidikan
- Tinggi badan: Pria min. 165 cm (Akmil) / 163 cm (Akpol), Wanita min. 163 cm
- Lulusan SMA/MA jurusan IPA/IPS dengan nilai rata-rata minimal 70
- Sehat jasmani-rohani, tidak berkacamata, bebas narkoba
- Tidak bertato, bertindik (pria), dan berkelakuan baik (SKCK)
- Bersedia menjalani ikatan dinas dan tidak menikah selama pendidikan
Estimasi Jadwal
Perkiraan jadwal seleksi Akmil & Akpol 2026 berdasarkan pola tahun sebelumnya
Pengumuman Penerimaan Resmi
Maret - April 2026
Pendaftaran Online
April - Mei 2026
Seleksi Administrasi & Pantukhirda
Mei - Juni 2026
Tes Akademik & Psikologi
Juni - Juli 2026
Tes Jasmani & Kesehatan
Juli - Agustus 2026
Pantukhir Pusat & Pengumuman
Agustus - September 2026
Masuk Pendidikan
Oktober 2026
* Jadwal di atas adalah estimasi berdasarkan pola tahun sebelumnya. Pastikan mengecek pengumuman resmi.
Tips Persiapan
Strategi jitu untuk memaksimalkan peluang keberhasilan Anda
Persiapan fisik harus dimulai minimal 1 tahun sebelumnya secara progresif
Lari pagi rutin — targetkan konsistensi 5 km per hari untuk daya tahan
Latih pull-up dan push-up setiap hari dengan target meningkat bertahap
Kuasai matematika dan bahasa Inggris — bobot nilai akademik sangat signifikan
Jaga kesehatan mata dan gigi — menjadi salah satu penyebab utama kekalahan
Pelajari sejarah TNI/Polri, Pancasila, dan wawasan kebangsaan secara mendalam
Mental dan motivasi yang kuat sangat dinilai dalam wawancara panel
Pertanyaan Umum
Jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan tentang Akmil & Akpol 2026
Akmil (Akademi Militer) di Magelang mendidik calon perwira TNI yang akan bertugas di bidang pertahanan negara. Akpol (Akademi Kepolisian) di Semarang mendidik calon perwira Polri yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Keduanya sama-sama pendidikan 4 tahun setara S1.
Ya, seluruh biaya pendidikan, akomodasi, makan, seragam, dan kebutuhan taruna/taruni ditanggung sepenuhnya oleh negara. Bahkan taruna/taruni juga mendapatkan uang saku bulanan.
Tingkat penerimaan sangat ketat, rata-rata hanya sekitar 0,5% dari total pendaftar yang diterima (rasio sekitar 1:200). Untuk meningkatkan peluang, persiapan menyeluruh di semua aspek sangat diperlukan.
Lulusan Akmil dilantik sebagai Letnan Dua (Letda) TNI, sementara lulusan Akpol dilantik sebagai Inspektur Polisi Dua (Ipda). Dari sini, jenjang karier mereka sebagai perwira terus berkembang hingga bisa mencapai pangkat jenderal.
Siap Menghadapi Akmil & Akpol 2026?
Mulai persiapan sekarang dengan simulasi realistis, bank soal lengkap, dan pembahasan mendalam dari Edu360 Online.
Mulai Sekarang — GratisProgram Lainnya
Jelajahi program persiapan tes lainnya di Edu360 Online
UTBK-SNBT 2026
Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) adalah jalur utama masuk Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. UTBK menjadi penentu utama diterima atau tidaknya calon mahasiswa di PTN pilihan.
CPNS & P3K 2026
Seleksi CPNS dan PPPK adalah gerbang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). CPNS berstatus tetap dengan pensiun, sementara P3K berbasis kontrak dengan jenjang karier yang jelas.
Polri & TNI 2026
Bergabung dengan Polri atau TNI adalah panggilan mengabdi kepada negara. Seleksi ketat dilakukan untuk menjaring calon prajurit dan polisi terbaik bangsa Indonesia.
PKN STAN 2026
PKN STAN adalah perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Keuangan. Lulusan langsung diangkat menjadi ASN dan ditempatkan di instansi lingkungan Kemenkeu di seluruh Indonesia.
Polstat STIS 2026
Politeknik Statistika STIS adalah perguruan tinggi kedinasan di bawah Badan Pusat Statistik (BPS). Lulusan langsung bekerja di BPS pusat dan daerah seluruh Indonesia sebagai ASN.